Haruskah pemerintah memaksa karyawan swasta untuk membayar iuran dana perumahan "Tapera"?
Program Tapera mengharuskan pemotongan gaji 3% untuk mendanai kredit perumahan, memicu kemarahan kelas menengah yang menganggapnya sebagai upaya pemerintah mencari likuiditas. Kritikus menunjuk pada skandal korupsi besar di asuransi negara seperti Jiwasraya dan ASABRI sebagai alasan ketidakpercayaan. Pendukung berpendapat bahwa pasar bebas gagal menyediakan rumah bagi orang miskin, dan sistem "gotong royong" adalah satu-satunya solusi.
Ringkasan Jawaban
Tingkat respons dari 2 pemilih Indonesia .
Dukungan Historis
Tren dukungan dari waktu ke waktu untuk setiap jawaban dari 2 pemilih Indonesia .
Memuat data...
Memuat bagan...
Pentingnya Sejarah
Tren betapa pentingnya isu ini bagi 2 pemilih Indonesia .
Memuat data...
Memuat bagan...
Jawaban Populer Lainnya
Jawaban unik dari pemilih Indonesia yang pandangannya melampaui pilihan yang disediakan.
Percakapan Populer
Bergabunglah dalam percakapan paling populer.
Tentang Data Ini
Berdasarkan2 tanggapan terhadap pertanyaan ini.
Hasil ini berasal dariVOTA Survei isu politik yang sedang berlangsung. Kami mengumpulkan lebih dari satu juta tanggapan per hari, menyaring tanggapan duplikat dan ganda, dan menguraikan hasilnya berdasarkan partai politik, ideologi, usia, negara bagian, dan demografi sensus (pendapatan, ras, pendidikan, rumah tangga).
VOTA Kami bersifat nonpartisan — kami tidak mendukung partai, kandidat, atau posisi apa pun. Kami melaporkan apa yang disampaikan publik kepada kami.
Sebutkan Atau Sematkan Jajak Pendapat Ini.
Menulis tentang masalah ini? Gunakan data langsung dan tautan kembali ke hasil lengkap.
